PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA

Penulis

  • moh syaeful ulum IAIC

Abstrak

Manusia  berkarakter  merupakan  tujuan  pendidikan  Agama  Islam,  yaitu manusia yang: a) mampu bertaqarrub dan menghambakan dirinya secara totalitas terhadap aturan Allah dan Rasul-Nya, dan b) layak hidup sebagai manusia. Ia dapat membebaskan diri dari ketergantungan terhadap benda, pendewaan terhadap dunia. Ia tampil sebagai manusia yang memiliki nilai-nilai kemanusiaan sesuai fitrahnya yang dalam falsafah orang Pasundan atikan nu ngahasilkeun “Jalema nu cageur, bageur, bener, pinter, tur singer”, luyu jeung kunci budaya Ki Sunda, yakni siliasuh, siliasih,dan siliasah geusan ngahontal siliwawangi (siliwangi). Untuk dapat menghasilkan manusia yang berkarakter, diperlukan suri tauadan bersama antara orang tua, guru di sekolah, dan para tokoh Agama dan masyarakat di lingkungan sekitar. Patut pula diingat bahwa pembentukan jati diri manusia berkarakter berada pada tataran afeksi, dan pembelajaran dunia afeksi akan berhasil apabila dilakukan melalui metode “pelakonan, pembiasaan, dan suri tauladan” manusia-manusia dewasa.

 

Kata Kunci: Manusia bekarakter, Suri tauladan

Referensi

Al-Qur`an dan Tarjamah, (1985/1986) Jakarta: Depag RI.

Al-Jarjawi, A. Ahmad (1961), Hikmatut Tasyri Wafalsafatuhu, Mesir: Darl Fikr.

Al-`Ibād Syarah Muhammad Nawawi bin `Umar Al-Jawwi, Semarang: Toha Putra.

Al-Nahlawi (1993), Ushulut Tarbiyah Islamiyah wa Asaalibiha fi Baiti wal Madrasati wal Mujtama`. Tarjamah oleh Shihabuddin (1995), Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat, Jakarta: Gema Insan Press.

Al-Najati, U. M.uhammad (1989) , Al-Haditsu Al- Nabawi wa Ilmu Al-Nafs, Mesir: Qairo.

Burhauddin TR., Membangun Jati Diri Manusia seutuhan melalui Pendidikan Umum (General Education), “Metodik Didaktik Jurnal Pendidikan ke-SD-an Vol.3 N0mor 2, Januari 2009.

Dahlan, MD. (2003), Nilai dan Praktek Kesalehan Menurut Islam dan dalam Kehidupan Beragama di Jawa Barat (Bahan Diskusi dalam Semiloka Membangun Kesalehan Sosial), diselenggarakan Pemda Jawa Barat, Bandung: tanggal 14 Oktober 2003

Sadulloh, U. (2004), Pengantar Filsafat Pendidikan, Bandung: Alfabeta.

Undang-undang RI Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta:

Yusuf LNS (2008), Psikologi Belajar Agama, Bandung: Maestro.

Sumber Lain:

http://www.asrori.com/2011/05/artikel-pendidikan-konsep-pendidikan.html

htp://www.depdiknas.go.id/Jurnal/26/pen dekatan_pendidikan_teuku_ramli. htm

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0408/06/Didaktika/1190789.htm

htp://www.depdiknas.go.id/Jurnal/26/pen dekatan_pendidikan_teuku_ramli. htm

Sadili, Media Indonesia, Edisi 20 November 2003. Majalah Bulanan Media Dakwah, Edisi 2006, Jakarta: Dewan Dakwah Islam Indonesia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-02-11