UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ILMU TAJWID DALAM BELAJAR ALQUR’AN

Penulis

  • asep saripulloh IAIC

Abstrak

Sebagai umat muslim menghadapi zaman era globalisasi seperti sekarang ini merupakan ujian bagi kita sekaligus tantangan yang harus kita  hadapi dengan berbekal ilmu agama, lebih-lebih pada anak yang masih dalam masa perkembangan yang mudah sekali tersentuh atau dipengaruhi oleh perkembangan zaman yang modern seperti sekarang ini. Sehingga tidak menutup kemungkinan lambat laun generasi penerus bangsa ini akan semakin jauh dari nilai-nilai agama khususnya. Ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur‟an sebagai kitab suci yang harus dipertahankan ummat islam sampai akhir zaman. Dalam hal ini ilmu tajwid sebagai dasar untuk dapat membaca Al-Qur‟an secara benar dan harus dikembangkan pada anak. Kondisi yang menyangkut ilmu tajwid mengalami beberapa masalah antara lain:  Infut anak sangat rendah, Ketertarikan anak masih kurang dan Tingkat kesadaran anak tentang manfaat mempelajari ilmu tajwid masih rendah. Untuk itu perlu dilakukan cara pembelajaran yang efektif bagi anak untuk memenuhi kapasitas pembelajarannya. Salah satu upaya untuk memudahkan anak dalam meningkatkan motivasi belajar ilmu tajwid anak, dengan cara menerapkan metode demonstrasi. Dan harus mempunyai tujuan yang jelas.  Adapun tujuan dari penulisan penelitian ini adalah; Untuk mengetahui efektifitas penerapan metode demonstrasi di kelas Untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar ilmu tajwid anak dengan penerapan metode demonstrasi. Dalam membaca al-Qur’an harus benar. Karena satu saja salah membaca huruf dalam membaca al-Qur’an, dapat menjadikannya salah makna sehingga pesan yang disampaikan kitab ini tidak sesuai dari semestinya. Kesalahan dalam  memahami kitab ini bisa mengakibatkan pengamalan yang menyimpang dari semestinya. Hal inilah yang menjadi perhatian para ulama di era salaf dan modern. Jangan sampai pembelajar al-Qur’an justru ingin menghancurkan Islam karena kesalahan dalam memahami kitab sucinya.Terlepas masalah tersebut, mengerjakan suatu hal memang seharusnya menggunakan cara yang baik dan benar, apalagi membaca al-Qur’an, kitab suci pedoman umat Islam. Para ulama sudah menyepakati bahwa membaca al-Qur’an haruslah menggunakan ilmu Tajwid (ilmu membaca al-Qur’an). Bahkan ada sebagian yang berpendapat bahwa belajar ilmu Tajwid wajib hukumnya. Karena sangat berpengaruh pada bacaan al-Qur’annya kelak.

 

Kata Kunci: Minat Belajar Ilmu Tajwid,Pembelajaran Al-Qur’an, Anak.

Biografi Penulis

asep saripulloh, IAIC

asisten ahli

Referensi

Dalyono. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Gunawan, Ary H. 2000. Sosiologi Pendidikan: Suatu Analisis Sosiologi tentang Pelbagai Problem Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Keluarga, dan Masyarakat, (Yogyakarta: Lkis, 2009), 18-19.

Kuntowijoyo, Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika, (Yogyakarta:

Pidarta, Prof. Dr. Made. 2004. Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Roqib, Ilmu Pendidikan Islam: Pengembangan Pendidikan Integratif di Sekolah,

Tiara Wacana, 2006), h. 112-113.

Tirtarahardja, Umar dan La. Sula. 2000. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-02-11