Hebatnya MBaPe dalam Menangkal Kenakalan Remaja Zaman Now

Penulis

  • Mutiara Fahriani Fakultas Dakwah IAIC Tasikmalaya

Abstrak

Dalam ilmu psikologi disebutkan bahwa masa remaja adalah masa-masa sangat menyenangkan, penuh kebebasan, sekaligus masa mencari jati diri. Dalam mencari jati diri tersebut, seorang remaja terkadang melakukan hal-hal yang negatif, yang biasa disebut dengan kenakalan remaja. Sebenarnya banyak sekali faktor penyebab timbulnya kenakalan remaja tersebut. Entah karena frustasi, stres, atau yang lainnya. Kenakalan remaja pada saat ini memang sudah sangat mengkhawatirkan. Baik kekhawatiran itu bagi orang tua, masyarakat, atau pemerintah. Baik kenakalan remaja dalam bentuk tawuran, pergaulan bebas, minum-minuman keras, pemakaian obat-obat terlarang atau yang lainnya. Sehingga tidak jarang dari bentuk-bentuk kenakalan remaja tersebut menimbulkan efek atau akibat negatif baik bagi dirinya sendiri, orang tua, atau masyarakat. Kenakalan remaja tersebut sudah mengganggu dirinya sendiri baik pada fisik maupun psikis, bahkan tidak jarang yang kehilangan masa depan dan hidupnya karena akibat dari kenakalan tersebut. Hingga saat ini, kenakalan remaja tersebut masih belum bisa dibendung. Semua pihak yang merasa empati baik orang tua, para praktisi pendidikan, juga pemerintah terus berupaya mencari cara-cara terbaik untuk menangkal kenakalan remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif untuk menangkal kenakalan remaja saat ini. Solusi ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari masalah-masalah yang timbul dari kenakalan remaja yang dapat memutus rantai dan menghilangkan kenakalan remaja atau paling tidak dapat menguranginya. Dari hasil penelitian, solusi yang ditawarkan penulis adalah MBaPe. Kata MBaPe di sini adalah akronim dari Madrasah Berbasis Pesantren. Menurut hemat penulis, Madrasah Berbasis Pesantren sangat efektif untuk menangkal bentuk-bentuk kenakalan remaja saat ini. Perpaduan madrasah dengan pesantren dan berbagai kelebihan-kelebihan yang dimiliki keduanya mampu mempersempit ruang gerak mereka dalam melakukan hal-hal yang negatif yang menjurus pada bentuk kenakalan remaja. Benar apa yang dikatakan oleh Bapak Mukti Ali mantan Menteri Agama era tahun 1970-an yang mengatakan bahwa sistem pendidikan yang baik untuk masa sekarang adalah sekolah atau madrasah yang berada di lingkungan pesantren. Madrasah ataupun pesantren memang memiliki kekurangan masing-masing. Dengan perpaduan dua lembaga pendidikan tersebut diharapkan saling melengkapi dan menutup kekurangan-kekurangan masing-masing.

 

Kata Kunci: kenakalan remaja, madrasah, pesantren, MBaPe.

Referensi

Sarwono, SW. 2008. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Fuhrmann, B.S. 1990. Adolescenes, Adolescent. England: A Division of Scott Foresman Company.

Santrock, J.W. 2002. Life-span Development: Perkembangan Masa Hidup edisi 5 jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Kartini Kartono. 2003. Psikologi Remaja. Bandung: PT. Rosda Karya

Dariyo, A. 2004. Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-03-04