PROBLEM EPISTEMOLOGIS METODE ILMIAH MODERN

Penulis

  • Nani widiawati Fakultas Dakwah IAIC Tasikmalaya

Abstrak

Metode ilmiah sebagai karya universal manusia, terreduksi pada metode sains yang membatasi wilayah telaahnya hanya pada fakta empiris di era modern, sebagai peradaban teknis terkini versi positivisme. Sebagai sistem filsafat, positivisme bukan merupakan pemikiran filsafat yang sama sekali baru. Ia merupakan gabungan dari dua pemikiran filsafat yang berkembang sebelumnya, yaitu rasionalisme dan empirisme. Dengan ini karakter rasional dan empiris kemudian menjadi watak metode sains. Metode ilmiah dalam perspektif ciri positivisme memiliki ciri-ciri bebas nilai, fokus pada fakta, reduktif, dan subjektif. Dari situ dapat dipahami mengapa paradigma positivistik pada gilirannya melahirkan dampak-dampak negatif dalam berbagai hal. Hal demikian karena paradigma positivistik terlahir dari pandangan dunia yang bersifat farsial-reduksionistik terhadap realitas. Karakter tersebut pula yang kemudian menyebabkan pengembangnya mengabaikan kemungkinan negatif dari penerapannya. Tulisan ini mencoba mengungkap problem epistemologis metode ilmiah modern sebagai upaya memahami metode ini secara objektif dan proporsional. Bahwa bagaimanapun, relativitas dalam sains sendiri seharusnya bersifat opened terhadap alternatif metode untuk mendeskripsikan objektivitasnya.

 

Kata Kunci: Metode Ilmiah, Sains, Positivisme

Referensi

Azis, Ichwan Supandi. 2003. Karl Raimund Popper Dan Auguste Comte (Suatu Tinjauan Tematik Problem Epistemologi dan Metodologi). Jurnal Filsafat, Desember.

Bagus, Lorens. 1996. Kamus Filsafat. Jakarta: GramediA.

BonJour, Laurence. 2010. Epistemology Classic Problems and Contemporary Responses. Plymouth: Rowman & Littlefield Publishers, Inc.,

Copleston, Frederick. A History of Philosophy. Volume 5 Part 2

---------, A History of Philosophy. Volume 7.

---------, A History of Philosophy. Volume 9.

Don K Mak, and others. 2009. Solving Everyday Problems with the Scientific Method Thinking Like a Scientist. London: Word Scientific Publishing Co. Pte. Ltd,

Drake, Stilman. 1991. Galileo Pendekar Otonomi Ilmu Penge¬tahuan, terj. Dean Praty R. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Feyerabend, P. K. 1978. Against Methods: Outline of an Anarchistic Theory of Knowledge. London: Verso.

Gauch, Jr., Hugh G. 2003. Scientific Method In Practice. Cambridge: University Press.

Gie, The Liang. Pengantar Filsafat Ilmu. Liberty: Yogyakarta, 2000.

Gower, Barry. 1997. Scientific Method An Historical And Philosophical Introduction. London and New York: Routledge.

Gregor, Geddes Mac. 1960. Introduction to Religion Philosophy. London: Macmillan and Co. LTD.

Hadiwijono, Harun. 1980. Sari Sejarah Filsafat Barat 2. Yogyakarta: Kanisius.

---------, 1988. Sari Sejarah Filsafat Yunani. Yogyakarta: Kanisuis.

Hamersma, Harry. 1983. Tokoh-tokoh Filsafat Barat Modern. Jakarta: Gramedia.

Hardiman, Francisco Budi. 2007. Filsafat Modern: Dari Machiavelli Sampai Nietzsche: Gramedia Pustaka Utama.

Kartanegara, Mulyadhi. 2003. Menyibak Tirai Kejahilan Pengantar Epistemologi Islam. Bandung: Mizan.

Koestler, Arthur. 1978. Janus: A Summing Up. New York: Vintage Books.

Kosso, Peter. 2011. A Summary of Scientific Method. London: Springer.

Lacey, Hugh. 1999. Is Science Value Free? Values and ScientificUnderstanding. London and NewYork: Routldge.

Nasr, Seyyed Hossein. 1993. A Young Muslim’s Guide to the Modrn World. Chicago: Kazi Publications.

Qomar, Mujamil. 2005. Epistemologi Pendidikan Islam Dari Metode Rasional Hingga Metode Kritik. Erlangga.

Rais, M. Amien. 1991. Cakrawala Islam Antara Cita Dan Fakta. Mizan: Bandung.

Rakhmat, Jalaluddin. 1991. Islam Alternatif. Mizan: Bandung.

Santoso, Listiyono. Patologi Humanisme (Modern): Dari Krisis Menuju ‘Kematian’ Epistemologi Rasional. http://jurnal.filsafat.ugm.ac.id/index. php/jf.

Sayuthi, M. 2002. Metodologi Penelitian Agama Pendekatan Teori & Praktek. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Siswomihardjo, Koentowibisono, dkk. 1997. Filsafat Ilmu. Klaten: Intan Pariwara.

Sumarna, Cecep. 2005. Rekonstruksi Ilmu Dari Empirik-Rasional Ateistik Ke Empirik Rasional Teistik. Bandung: Benang Merah Press.

Suprayogo, Imam dan Tobroni. 2003. Metodologi Penelitian Sosial-Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suriasumantri, Jujun S. (Penyunting). 2006. Ilmu Dalam Perspektif Sebuah Kumpulan Karangan Tentang Hakekat Ilmu. Jakarta: Yayasan Obor.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-03-04